PORTAL KBR

Stop Ngebul, Merokok Tidak Menghilangkan Stres

pangkalan bun - Selama ini kita sering mendengar alasan seseorang merokok antara lain adalah untuk menghilangkan stres. Namun menurut penelitian, merokok tidaklah menghilangkan stres. Justru stres akan hilang dengan berhenti merokok. Jadi stoplah ngebul.

Para peneliti Inggris meneliti tingkat kecemasan di hampir 500 perokok. Penelitian dilakukan pada sebelum dan setelah mereka berhenti merokok. Satu dari lima orang mengatakan merokok untuk mengatasi stres.

Orang-orang tersebut ambil bagian dalam program penghentian merokok yang digelar National Health Service (NHS). Enam bulan setelah mendaftar, 68 dari 491 orang yang sudah berhenti merokok diketahui tingkat kecemasannya menurun secara signifikan.

Seperti dikutip dari BBC, Rabu (2/1/2013), efek lebih besar dirasakan orang yang memiliki gangguan mood dan kecemasan dibandingkan pada orang yang merokok untuk kesenangan. Sebab orang yang merokok hanya untuk kesenangan tidak berusaha menggantikan tingkat kecemasannya dengan mengisap rokok.

Dengan berhenti merokok, peneliti yakin para perokok justru menghilangkan berulangnya kembali rasa cemas. Para peneliti dari beberapa universitas seperti Cambridge, Oxford dan Universitas Kings di London mengatakan temuan itu harus digunakan untuk meyakinkan perokok bahwa kekhawatiran meningkatnya kecemasan saat berhenti merokok sangat tidak beralasan.

Berhenti merokok merupakan salah satu resolusi sehat 2013 pada beberapa orang. Dengan munculnya iklan kampanye antirokok di Inggris yang menampilkan gambar tumor di rokok diharapkan resolusi berhenti merokok benar-benar bisa dijalankan.

0 Response to "Stop Ngebul, Merokok Tidak Menghilangkan Stres"

Post a Comment